Badai Petir sering terjadi di kawasan Indonesia , peristiwanya bersamaan dengan musim hujan akan tetapi yang sering terjadi di awal dan di penghujung musim hujan.
Di saat langit mendung dan hujan seringkali kita melihat cahaya yang berbentuk lidah api dan di ikuti suara yang bergemuruh dan sesekali di selingi suara keras sebagai mana Cemeti peristiwa tersebut dikenal dengan “Badai Petir”.
Badai Petir timbul dari awan yang dinamakan “Kumulonimbus”. Awan Kumulonimbus adalah awan yang bentuknya seperti Cendawan raksasa. Pada bagian atas lebih besar dibanding bawahnya. Awan Kumulonimbus bisa menimbulkan hujan deras dan disertai angin yang kencang dan diikuti kilat dan guruh petir, karena awan Kumulonimbus mengandung muatan listrik yang besar dan bisa menimbulkan badai Petir.
Awan Komulonimbus berukuran besar dengan kandungan uap air yang besar dan dingin sehingga kandungan uap air bisa berbentuk kristal es , untuk daerah tropis seperti Indonesia bila Turun hujan cristal es tidak sampai di permukaan tanah melainkan terlebih dahulu mencair sebelum sampai karena udara yang lebih hangat , akan tetapi berbeda untuk daerah subtropis kristal es bisa mencapai di permukaan tanah (hujan salju)








